Home / Gudang Ilmu / Apoteker / Konseling Apoteker dalam Diet Nutrisi Penyakit Diabetes, Hipertensi, dan Kolesterol
apoteker

Konseling Apoteker dalam Diet Nutrisi Penyakit Diabetes, Hipertensi, dan Kolesterol

GudangIlmuFarmasi – Apoteker menghabiskan sebagian besar hari mereka melakukan konsultasi pasien tetapi kadang-kadang lupa untuk fokus pada nutrisi.

Karena banyak apoteker kembali mengingat masa kuliahnya, nutrisi memainkan peran besar tidak hanya dalam membantu pasien mendapatkan nilai-nilai tertentu ketika mengelola keadaan penyakit tetapi juga dalam meningkatkan kesehatan mereka secara keseluruhan.

Artikel ini membahas 3 kondisi penyakit umum dan poin konseling nutrisi utama yang harus dibagikan oleh apoteker kepada pasien.

DIABETES

Semua pasien dengan diabetes harus menerima terapi nutrisi medis secara individual. Bahkan, apoteker dapat berspesialisasi dalam nutrisi dan mendapatkan sertifikasi di Amerika Serikat.

Diskusikan rencana diet yang berbeda dengan pasien, seperti diet Dietary to Stop Hypertension (DASH), yang telah menunjukkan manfaat signifikan bagi orang yang mengelola diabetes, meskipun rencana tersebut tidak cocok untuk gaya hidup semua orang. Mereka yang menderita diabetes juga dapat mengambil manfaat dari diet rendah karbohidrat atau vegan, dan mereka harus mengonsumsi jumlah asam omega-3 docosahexaenoic dan eicosapentaenoic yang terkandung dalam ikan berlemak setidaknya dua kali seminggu.

Pasien juga dapat mengambil manfaat dari mengonsumsi minyak biji rami dan kedelai. suplemen, yang dapat membantu mengatur kadar glukosa darah.

Apoteker harus menyarankan semua pasien dengan diabetes untuk menghindari minuman yang dimaniskan dengan gula dan lemak trans. Sebagian besar penderita diabetes menggunakan metformin, yang diketahui dapat menurunkan vitamin seperti B12, dan dokter juga harus mendiskusikan efek samping dengan pasien pada konsultasi.

DYSLIPIDEMIA

Diet juga memainkan peran besar dalam pengobatan dislipidemia dan dapat secara negatif atau positif mempengaruhi kadar kolesterol, sehingga dokter harus menyampaikan pentingnya nutrisi selama sesi satu-satu dengan pasien.

Trigliserida dapat meningkat ketika pasien mengkonsumsi terlalu banyak alkohol atau karbohidrat olahan, yang berpotensi menyebabkan penyakit seperti pankreatitis. Seorang pasien yang hanya menjalani diet rendah lemak juga dapat melihat peningkatan trigliserida yang signifikan.3

Selain itu, kadar lipoprotein (LDL) kepadatan rendah pasien dapat dengan mudah meningkat ketika mereka mengonsumsi lemak jenuh atau trans dalam jumlah berlebihan dari makanan olahan.

Dalam menurunkan kolesterol, rejimen diet yang direkomendasikan bagi mereka dengan dislipidemia mirip dengan diet DASH, karena pasien harus tetap makan banyak makanan berserat tinggi, seperti buah-buahan dan sayuran.

Baca :  Apoteker Harus Tahu Interaksi Obat Diabetes yang Harus Dihindari

Asupan ikan sangat disarankan, terutama ikan berminyak seperti mackerel dan salmon, karena mereka secara signifikan menurunkan kadar LDL dan trigliserida.

Anjurkan pasien untuk tetap mengonsumsi daging tanpa lemak dan usahakan hanya 6% kalori dari lemak jenuh.

Alpukat dianggap sebagai makanan utama dalam menurunkan kadar kolesterol LDL pasien dan juga meningkatkan kadar lipoprotein densitas tinggi. Selain itu, makan 2 hingga 3 porsi kacang sehari, terutama almond dan kenari, sangat dianjurkan karena mereka juga dapat menurunkan kadar LDL.

Ingatlah untuk selalu mengingat rejimen obat pasien, karena sebagian besar pasien akan menggunakan statin, yang diketahui dapat menurunkan koenzim Q10 (CoQ10). Karena itu, diskusikan juga penggunaan suplemen untuk meningkatkan fungsi secara keseluruhan dan mengurangi potensi efek buruk dari nyeri otot.

HIPERTENSI

Tekanan darah tinggi (HBP) adalah keadaan penyakit paling umum yang dikelola dalam perawatan primer. Sebagian besar pasien percaya bahwa minum pil saja akan mengembalikan tekanan darah (TD) ke kisaran yang disarankan.

Beberapa pasien bahkan menggunakan beberapa obat TD untuk mencoba mencapai tingkat di bawah 140/90 mm Hg. Tetapi pasien gagal menyadari betapa pentingnya manajemen gaya hidup dalam pengobatan hipertensi, dan penyedia layanan kesehatan harus menyampaikan informasi penting ini kepada mereka.

Apoteker harus mendiskusikan diet DASH dengan pasien yang berjuang dengan hipertensi. Diet ini telah terbukti mencegah dan mengobati hipertensi tanpa menggunakan obat-obatan dan juga menurunkan kejadian penyakit lainnya, seperti kanker, gagal jantung, dan stroke.

Diet DASH menekankan ikan, buah, produk susu rendah lemak, kacang-kacangan, unggas, sayuran, dan biji-bijian.

Oleh karena itu, pasien yang menjalani rejimen diet ini harus mengonsumsi:

  • 2 hingga 3 porsi produk susu bebas lemak atau rendah lemak, termasuk keju, susu, dan yogurt. Pasien harus tetap berhati-hati ketika mengkonsumsi keju, yang bisa tinggi sodium.
  • 2 porsi lemak dan minyak, karena lemak dapat membantu tubuh menyerap lebih banyak vitamin. Pasien harus menghindari lemak trans, yang ditemukan dalam makanan olahan seperti hot dog.
  • Tidak lebih dari 6 porsi ikan atau daging tanpa lemak. Untuk pasien yang mengkonsumsi ikan, ikan haring, salmon, dan tuna lebih disukai, karena mereka dianggap sehat jantung. Saat mengonsumsi daging, pasien harus menghindari menggoreng makanan dan tetap memanggang atau memanggang.
  • 4 hingga 5 porsi buah dan sayuran per hari. Pasien harus mengkonsumsi buah dengan kulitnya jika memungkinkan, karena mengandung nutrisi tambahan. Sayuran hijau juga kaya serat.
  • 4 hingga 5 porsi kacang atau biji per minggu. Ini termasuk almond, kacang merah, dan biji bunga matahari, yang tidak hanya merupakan sumber serat yang baik tetapi juga menyediakan banyak magnesium, kalium, dan protein.
  • Tidak lebih dari 1500 mg natrium per hari. 4 Apoteker harus memberi tahu pasien untuk mencari makanan yang kemasannya menunjukkan natrium rendah atau tanpa garam.
  • Tidak lebih dari 5 porsi permen per minggu. Saat makan permen, pasien harus mencari opsi bebas lemak atau rendah lemak jika memungkinkan. Banyak produk memiliki pemanis buatan, yang dapat membantu mengurangi kalori.
  • 6 hingga 8 porsi biji-bijian per hari. Ini termasuk sereal, pasta, nasi, dan roti gandum. Anjurkan pasien untuk menghindari biji-bijian olahan, karena mereka tidak mengandung jumlah serat yang sama dengan biji-bijian utuh.
Baca :  6 Keahlian Dasar Konseling Obat di Apotek yang Harus Dimiliki Apoteker

Diet DASH tidak fokus pada konsumsi alkohol atau kafein, tetapi apoteker harus menasihati pasien tentang bagaimana faktor-faktor ini meningkatkan tekanan darah. Wanita dengan HBP harus membatasi minuman beralkohol hingga 1 per hari, dan pria dengan HBP harus memiliki tidak lebih dari 2.

Diet DASH telah terbukti secara signifikan menurunkan tekanan darah dari waktu ke waktu, mulai sedini 2 minggu setelah pasien memulai diet, dan bahkan dapat menurunkan jumlah tekanan darah sistolik sebesar 14 poin jika diikuti dengan benar. Hasil studi juga menunjukkan bahwa diet DASH mengurangi kemungkinan gagal jantung

Terakhir, penyedia layanan kesehatan harus mewaspadai obat-obatan pasien, karena beberapa obat dapat menguras nutrisi dan vitamin tertentu yang dibutuhkan tubuh. Sebagai contoh, inhibitor enzim pengonversi angiotensin dikenal untuk menipiskan seng.

Jadi, ketika menasihati seorang pasien pada lisinopril, seorang apoteker harus membahas tidak hanya mengikuti diet DASH tetapi juga mengambil suplemen seng atau makan makanan yang mengandung banyak seng, seperti daging atau kerang. β-Blocker juga digunakan untuk mengelola BP dapat menghabiskan CoQ10, yang dapat ditemukan dalam vitamin OTC, dan ini merupakan titik konseling yang baik, karena CoQ10 meningkatkan kesehatan jantung dan mengatur gula darah. Ketika mengeluarkan obat-obatan tertentu, terutama yang dapat mempertahankan kalium pasien, dokter juga harus mendiskusikan elektrolit serta gejala hiperkalemia.

KESIMPULAN

Ketika mengunjungi apotek, pasien biasanya tidak berpikir untuk bertanya tentang diet dan nutrisi. Kebanyakan orang tidak mengerti seberapa besar peran rejimen diet dalam kesehatan mereka ketika mengelola kondisi.

Penyakit yang dibahas di atas dirawat di perawatan primer, dan semuanya memiliki rekomendasi dan persyaratan diet yang serupa. Sebagai penyedia layanan kesehatan, apoteker harus memberikan informasi ini kepada pasien, karena dapat meningkatkan kualitas hidup secara signifikan.

Baca :  5 Hal yang Harus Diketahui Tentang Keamanan Obat "Pharmacovigilance"

Nutrisi dapat membantu mencegah dan mengobati banyak kondisi penyakit lainnya juga. Ketika menasihati pasien, apoteker, sebagai penyedia perawatan kesehatan yang paling mudah diakses, harus menganggap diri mereka tidak hanya ahli dalam pengobatan tetapi juga nutrisi.

Sumber :

  1. American Diabetes Association. Standards of medical care in diabetes—2016. Dia- betes Care. 2016;39(suppl 1):S1-S112.
  2. Handelsman Y, Bloomgarden ZT, Grunberger G, et al. American Association of Clinical Endocrinologists and American College of Endocrinology—clinical practice guidelines for developing a diabetes mellitus comprehensive care plan. Endocr Pract. 2015:21(suppl 1):1-87. doi: 10.4158/EP15672.GL.
  3. Eckel RH, Jakicic JM, Ard JD, et al; American College of Cardiology/American Heart Association Task Force on Practice Guidelines. 2013 AHA/ACC guideline on lifestyle management to reduce cardiovascular risk: a report of the American Col- lege of Cardiology/American Heart Association Task Force on Practice Guidelines [erratum in Circulation. 2014;129(25)(suppl 2):S100-101] [erratum in Circulation. 2015;131(4):e326]. Circulation. 2014;129(25)(suppl 2):S76-S99. doi: 10.1161/01. cir.0000437740.48606.d1.
  4. James PA, Oparil S, Carter BL, et al. 2014 evidence-based guideline for the manage- ment of high blood pressure in adults: report from the panel members appointed to the Eighth Joint National Committee (JNC 8). JAMA. 2014;311(5):507-520. doi: 10.1001/ jama.2013.284427.
  5. Eckel RH, Jakicic JM, Ard JD; American College of Cardiology/American Heart Association Task Force on Practice Guidelines. 2013 AHA/ACC guideline on lifestyle management to reduce cardiovascular risk: a report of the American College of Car- diology/American Heart Association Task Force on Practice Guidelines. Circulation. 2014;129(25)(suppl 2):S79-S99. doi: 10.1161/01.cir.0000437740.48606.d1.
  6. Shelby Leheni, Counsel Patients About Diet and Nutrition. https://www.pharmacytimes.com/publications/issue/2019/october2019/counsel-patients-about-diet-and-nutrition

About farset

Situs http://gudangilmu.farmasetika.com/ merupakan sebuah website tutorial yang berisi “Gudang Ilmu Farmasi” atau kumpulan tulisan maupun data (database) dan fakta terkait kefarmasian yang dikategorikan kedalam pengetahuan yang cenderung tidak berubah dengan perkembangan zaman.

Check Also

BPOM Rancang Regulasi Pedoman Penilaian Khasiat dan Keamanan Obat Antikanker

GudangIlmuFarmasi – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia mengeluarkan Rancangan Draft Peraturan BPOM …