Mahasiswa S1

Gudang ilmu bagi mahasiswa farmasi

Standar Kegiatan Usaha Toko Obat sesuai Permenkes No 14 Tahun 2021

GudangIlmuFarmasi – Dalam melaksanakan Ketentuan Pasal 6 ayat (7) Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko dan Pasal 5 ayat (3) Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Bidang Perumahsakitan, perlu menetapkan Peraturan Menteri Kesehatan tentang Standar Kegiatan Usaha dan Produk pada Penyelenggaraan Perizinan …

Read More »

Reologi dalam Aspek Pemrosesan Produk Farmasi

GudangIlmuFarmasi – Reologi adalah studi mengenai aliran materi, dalam keadaan cair atau gas, juga sebagai padatan lunak dimana mereka akan merespons dengan aliran plastis daripada berubah bentuk secara elastis sebagai respons terhadap gaya yang diterapkan. Sifat reologi dapat diaplikasikan ke dalam bidang farmasi, seperti dalam hal preformulasi, formulasi, proses pembuatan, …

Read More »

Aplikasi Reologi pada Sediaan Solida (Padatan)

GudangIllmuFarmasi – Aliran serbuk merupakan salah satu persyaratan utama pada proses pembuatan sediaan farmasi dan sangat penting untuk mengetahui atau melakukan pengukuran aliran serbuk karena berdampak pada efisiensi dan juga kualitas produk, oleh karena itu diperlukan pengukuran aliran serbuk untuk memastikan kualitas produk. Artikel ini dibuat untuk memberikan informasi mengenai …

Read More »

Aplikasi Rheologi Pada Fluida : Pencampuran dan Pengurangan Ukuran Partikel Sistem Dispersi dengan Shear

GudangIlmuFarmasi – Rheologi merupakan salah satu ilmu yang berperan penting dan diterapkan dalam berbagai bidang kehidupan. Rheologi adalah ilmu yang mempelajari perubahan bentuk dan aliran dari fluida serta bagaimana respon fluida tersebut terhadap penerimaan tekanan dan tegangan. Fluida merupakan zat yang dapat berubah bentuk secara terus-menerus jika terkena tegangan geser. …

Read More »

Aplikasi Reologi Pada Wujud Quasi-solid (Semi Solid)

GudangIlmuFarmasi – Di bidang farmasi, proses formulasi suatu sediaan dilakukan dengan mempertimbangkan beberapa faktor agar sediaan tersebut memiliki efektivitas terhadap tubuh, nyaman, dan tetap stabil. Pada sediaan semisolid, faktor yang dipertimbangkan antara lain viskositas, konsistensi, dan adhesi. Sediaan semisolid memiliki sifat yang mampu melekat pada kulit dalam jangka waktu yang …

Read More »

Mengenal Sudut Kontak dan Pembasahan Partikel dalam Formulasi Sediaan Suspensi

GudangIlmuFarmasi – Sebagai seorang “formulator” atau orang yang melakukan kegiatan bidang farmasi, secara terapan menunjukkan cara formulasi sediaan, melakukan proses pembuatan sediaan, dan pengemasan sediaan obat dengan tujuan memberikan kenyamanan kepada pasien dan yang paling penting adalah menjaga kestabilan zat aktif tersebut dalam jangka waktu lama serta memberikan efek yang …

Read More »

Mengenal Koloid dan Sistem Koloid

GudangIlmuFarmasi – Suatu sistem material dimana suatu jenis materi, biasanya berupa partikel halus, didistribusikan ke dalam materi (fase) lainnya disebut dispersi. Pada tahun 1925, H.Freundlich mengklasifikasikan dispersi menjadi 3 golongan besar. yaitu larutan, larutan koloid dan suspensi. Dimana klasifikasi ini didasarkan atas 4 perbedaan, adapun perbedaan yang pling penting untuk …

Read More »

Alkohol sebagai Eksipien dalam Formulasi Sediaan Likuid

GudangIlmuFarmasi – Dalam pembuatan sediaan yang efektif, aman, dan juga stabil, diperlukan penambahan eksipien dan juga penelitian dan pengembangan mengenai eksipien untuk menunjang kebutuhan industri farmasi. Salah satu eksipien (bahan tambahan) yang banyak digunakan dalam formulasi sediaan liquid/likuid/cair adalah Ethanol. Akan tetapi, belum banyak dilakukan penelitian dan pengembangan mengenai eksipien …

Read More »

Butylated hydroxyanisole (BHA) Sebagai Antioksidan Dalam Sediaan Liquid

GudangIlmuFarmasi – Setiap sediaan liquid memiliki keunggulan dan kekurangannya masing-masing sesuai dengan bahan yang digunakan pada formulasi. Antioksidan merupakan eksipien yang digunakan untuk mengontrol reaksi oksidasi. Reaksi oksidasi dapat dicegah dengan melakukan beberapa modifikasi sediaan atau formula seperti dengan melakukan penyesuaian pH, menambahkan zat agen chelating atau antioksidan, atau melakukan …

Read More »

Lesitin sebagai Emulgator dalam Sediaan Emulsi

GudangIlmuFarmasi – Sediaan farmasi merupakan suatu produk yang tersusun atas bahan aktif dan bahan tambahan (eksipien). Eksipien memegang perang penting dalam keberhasilan formulasi produk. Pemilihan eksipien harus dilakukan secara tepat dan disesuaikan dengan tujuan produk, sifat bahan aktif obat, dan bentuk sediaan produk. Bentuk sediaan yang berbeda membutuhkan penggunaan jenis …

Read More »