Home / Apoteker / Peran Apoteker dalam Pencegahan dan Pengendalian Resistensi Antimikroba
ijpst
apoteker

Peran Apoteker dalam Pencegahan dan Pengendalian Resistensi Antimikroba

GudangIlmuFarmasi – Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (FK UGM) menyelenggarakan kegiatan Annual Scientific Meeting (ASM) tahun 2017 dengan tema ‘Pencegahan dan Pengendalian Resistensi Antimikroba’yang diselenggarakan pada Sabtu (4/3/2017) di Auditorium FK UGM.

Tujuan umum dari ASM 2017 adalah meningkatkan pemahaman, kesadaran dan komitmen serta pembuatan rencana aksi untuk melaksanakan pencegahan dan pengendalian resistensi antimikroba oleh KAGAMA-Kedoktetan bersama para pembuat kebijakan, Institusi pendidikan, dan pihak lain yang terkait.

Dalam kegiatan ini diisi oleh para pembicara tingkat Nasional dari institusi pemerintah, pembuat kebijakan maupun para akademisi, diantaranya Prof. Dr. Zullies Ikawati, Apt dari Fakultas Farmasi UGM dengan mengambil topik “Peran Apoteker dalam Pencegahan dan Pengendalian Resistensi Antibiotika”.

Berikut adalah beberapa paparannya yang dikutip dari situs Kanal Informasi dan Pengetahuan UGM.

Tujuan Program Pengendalian Resistensi Antibiotik:

  1. Menekan resistensi antibiotik
  2. Mencegah toksisitas akibat penggunaan antibiotik
  3. Menurunkan biaya akibat penggunaan antibiotik yang tidak bijak
  4. Menurunkan risiko infeksi nosokomial.

Peran apoteker :

  1. Menjadi Anggota Tim Pengendalian Resistensi Antibiotik
  2. Menjadi anggota KFT
  3. Menjadi anggota Komite Pencegahan dan Pengendalian Infeksi Rumah Sakit (KPPI-RS)
  4. Terlibat pada penanganan pasien dengan penyakit infeksi
  5. Aktif dalam kegiatan edukasi mengenai penggunaan antibiotika yang tepat

Selengkapnya dapat dilihat berikut ini.

Sumber :

http://kanalpengetahuan.fk.ugm.ac.id/annual-scientific-meeting-asm-2017/ (diakses 13 Maret 2017)

Baca :  Tahukah Anda Bedanya Efek Samping dan Reaksi Merugikan dari Obat?

About Nasrul Wathoni

Nasrul Wathoni, Ph.D., Apt. Pada tahun 2004 lulus sebagai Sarjana Farmasi dari Universitas Padjadjaran. Gelar profesi apoteker didapat dari Universitas Padjadjaran dan Master Farmasetika dari Institut Teknologi Bandung. Gelar Ph.D. di bidang Farmasetika diperoleh dari Kumamoto University pada tahun 2017. Saat ini bekerja sebagai dosen dan peneliti di Departemen Farmasetika, Farmasi Unpad.

Check Also

LAM-PTKes 2017-09-07 21-23-22

Daftar Program Studi Profesi Apoteker yang Terakreditasi Lam-PTKes

GudangIlmuFarmasi – Sebelumnya, Program Studi Profesi Apoteker (PSPA) diakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi …