Home / Calon Farmasi / Jumlah Program Studi dan Mahasiswa Kesehatan, Serta Sebarannya di Indonesia
ijpst

Jumlah Program Studi dan Mahasiswa Kesehatan, Serta Sebarannya di Indonesia

GudangIlmuFarmasi – Pusat Data dan Informasi IPTEK DIKTI Kemristekdikti (PDDikti) melalui situs forlap.dikti.go.id beberapa waktu lalu membuat infografis terkait jumlah program studi yang mewadahi kesehatan.

Berdasarkan Renstra Kementrian Kesehatan 2015-2019 bahwa untuk meningkatkan pelayanan kesehatan di Rumah Sakit (RS) masih menghadapi kendala kekurangan tenaga kesehatan di RS, sehubungan dengan itu, berikut adalah jumlah program studi yang mewadahi mahasiswa kesehatan di Indonesia.

Jumlah Program Studi (Prodi) Kesehatan di Perguruan Tinggi (PT), masing-masing sebanyak 719 PTN, 2.624 PTS, 463 PTK, dan 34 PTA. Sehingga total keseluruhan berjumlah 3.840 dimana paling banyak adalah jenjang Diploma 3

infografis

Sementara jika dilihat dari sebaran PT yang memiliki Prodi Kesehatan, Provinsi Jawa Timur menduduki jumlah terbanyak dengan 175 PT, diikuti oleh  Jawa Barat (135), dan Sumatera Utara (129). Sedangkan jumlah PT Kesehatan di Indonesia yang memiliki Prodi Kesehatan adalah 1.379.

forlap1

Jika dilihat dari jumlah mahasiswa Prodi Kesehatan di PT, jumlah paling banyak ada di Kelompok Kesehatan Keperawatan sebesar 30.58%, disusul Kebidanan dan Kesehatan Masyarakat. Sedangkan, untuk Mahasiswa Kelompok Kesehatan Kefarmasian berada di urutan kelima setelah Kedokteran dan Kedokteran Gigi sebesar 9.66%.

Total jumlah mahasiswa kesehatan adalah 844.301 hingga April 2016 yang berarti 12.89 % dari total jumlah mahasiswa di Indonesia

forlap2

Sumber data : forlap.ristekdikti.go.id, Sub Bidang Informasi dan Publikasi PD DIKTI, PUSDATIN IPTEK DIKTI

Baca :  Sejarah Farmasi Rumah Sakit Pertama dan Apoteker Ahli Kimia Penemu Oksigen

About Nasrul Wathoni

Nasrul Wathoni, Ph.D., Apt. Pada tahun 2004 lulus sebagai Sarjana Farmasi dari Universitas Padjadjaran. Gelar profesi apoteker didapat dari Universitas Padjadjaran dan Master Farmasetika dari Institut Teknologi Bandung. Gelar Ph.D. di bidang Farmasetika diperoleh dari Kumamoto University pada tahun 2017. Saat ini bekerja sebagai dosen dan peneliti di Departemen Farmasetika, Farmasi Unpad.

Check Also

7 Tips Bagi Mahasiswa Farmasi Agar Cepat Lulus

GudangIlmuFarmasi – Menjadi mahasiswa Farmasi tidak seperti mahasiswa di jurusan lainnya. Selain jadwal kuliah yang …